Thursday, June 20, 2013

Pendapat Gua Mengenai Kenaikan BBM

Halooo... Sekarang Gua mau curhat sedikit mengenai kenaikan BBM. Semoga aspirasi gua sama dengan kalian semua, Oke silahkan menyimak... :D
      Indonesia sekarang sedang dilanda krisis BBM. Ini terjadi karena para petinggi-petinggi atas yang semuanya koruptor. Mereka tidak pernah berpikir jika mereka korupsi maka akan meghabiskan dana APBN Indonesia. Malahan rakyat miskin yang sudah susah semakin disusahkan lagi. Atau jangan-jangan para petinggi di Indonesia ini memang sengaja ingin menghabiskan rakyat miskin di Indonesia, yaitu dengan cara menaikkan harga BBM, yang kemudian harga barang kebutuhan pokok semuanya akan terkena imbas kenaikan. Dengan begitu rakyat-rakyat kecil akan semakin susah hidup dan makan, yang malahan mengakibatkan kematian bagi mereka. Masyarakat Indonesia ini sudah tidak bodoh lagi. Menurut gua sih itu Jahanam.
     Percuma saja BBM dinaikkan toh taunya nanti uang hasil itu semua akan jatuh kepada para koruptor juga. Coba saja pikirkan, mereka berkata bahwa akan memberikan BALSEM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) yang setiap 4 bulan mereka memberikan Rp.150.000 ke masyarakat miskin. Itu sama saja pembodohan. Harga kebutuhan pokok yang naik tidak akan mencukupi kebutuhan mereka. 150.000 rupiah dalam 4 bulan mau makan apa coba. Dan juga masalah pembagian BALSEM yang tidak merata. Gua sangat setuju dengan pendapat wakil gubernur DKI Jakarta yang waktu itu berkata bahwa pembagian BALSEM hanya dibagikan sama yang bertemu saja sedangkan yang tidak bertemu /dihampiri kedesa-desa mereka sama sekali tidak akan merasakan bantuan seperti itu.
     Mereka hanya mementingkan masyarakat ibukota sedangkan masyarakat yang ada didaerah pelosok sama sekali tidak pernah Terjamahkan. Salah satunya masyarakat di Provinsi Papua. Mereka itu sangat menyedihkan, sudah hasil bumi mereka diambil negara lain, contohnya Freeport. Yang seharusnya mereka bisa menjadi provinsi yang maju dan kaya karena tambang emasnya,  malahan mereka ditipu oleh negara sendiri. Indonesia mau saja menerima hal seperti itu???. Sedangkan hasil pembagian penghasilan Freeport, masyarakat Papua tidak mendapatkan sama sekali??? Pendidikan didaerah pelosok juga sangat tidak memadai/menyedihkan. Semuanya itu dikarenakan negara yang tidak mau mementingkan mereka, dan hanya ingin mengenyangkan hidup mereka saja.
     Gua terkadang bingung kenapa Indonesia yang kaya banget dengan alamnya, bisa sampai terkena imbas kenaikan BBM. Padahalkan Indonesia mempunyai minyak bumi yang cukup melimpah. Itu karena kesalahan dari awal yang membiarkan minyak Indonesia di suling di negara lain, kemudian hasil sulingannya itu dibeli sama Indonesia lagi . Coba bayangkan minyak yang dari Indonesia malahan Indonesia yang harus membeli dari negara lain. Hal ini juga terjadi balik lagi karena SDM dan Pendidikan Indonesia yang sangat kurang dan tidak layak. Seharusnya Pendidikan yang harus ditingkatkan dengan begitu masyarakatnya tidak menjadi Bodoh. Dan masyarakat Indonesia sendiri bisa mempergunakan keahlian mereka untuk memajukan Bangsa ini. Ini malahan banyak dari masyarakat asing yang menetap di Indonesia, masa mereka yang malah memberdayakan orang pribumi asli Indonesia untuk jadi pesuruhnya.
     Gua berharap kedepannya Indonesia tidak perlu lagi ada keributan mengenai kenaikan harga-harga baik harga BBM, kebutuhan pokok, dan semuanya. Dan kalaupun terpaksa harus dinaikkan, gua rasa tidak perlu diumbar-umbar akan terjadi kenaikan harga. ITULAH yang memicu amarah masyarakat yang mendengar kenaikkan harga semuanya langsung ribut sana-sini.. Memang menurut gua pemimpin negara Indonesia ini belum pantas untuk menjadi Pemimpin. Semoga Indonesia dapat terlepas dari belenggu pembodohan ini.

0 comments:

Post a Comment